Archive | June 2018

Review Toyota Fortuner 2016: The World is Mine??

 

fortie3

Berbicara tentang mobil suv yang paling banyak di indonesia, kita tidak bisa menafikan bahwa Fortuner adalah salah satu suv yang paling banyak dipilih oleh masyarakat indonesia, tak terkecuali pejabat sampai pengusaha. Larisnya penjualan Fortuner sendiri bukan tanpa sebab. Fortuner sendiri dari segi reabilitas dan durabilitas terbilang cukup baik, selain itu, fortuner juga menggendong logo Toyota yang terkenal dengan after sales yang cukup kuat.

Pada tahun 2016, Fortuner telah meluncurkan fortuner generasi kedua. Apakah reabilitas dan kenyamanannya lebih baik dari generasi lama? yukss simak

Read More…

Advertisements

3 Tahun Pemakaian Hidrolik KTC. Ada Masalah Besar??

20150611-100259.jpg

Oke, dari statistik dan komen, banyak banget yang ngeliat dan komen mengenai Kopling Hidrolik KTC dalam jangka panjang kayak gimana. Oke, saya review dikit ya setelah 3 tahun pemakaian.

Kopling Hidrolik KTC saya beli sekitar bulan mei 2015 dan saya sudah jelaskan beberapa masalah yang timbul setelah pasang master rem dan kopling hidrolik dari KTC di sini. Setelah 3 tahun kopling hidrolik dan master rem KTC sudah terpasang selama 3 tahun, berikut ini poin poin tambahan terkait dengan masalah yang timbul. Read More…

Lorenzo Gabung ke Repsol, Potensi Konflik dengan Marquez???

Lorenzo Marquez

Sumber: Motorsport

Beberapa hari ini, dunia Motogp lagi gencar-gencarnya pemberitaan tentang hengkangnya salah satu pembalap “veteran”, Dani Pedrosa dari HRC. Rumor yang berkembang, Pedrosa sendiri akan berlabuh ke tim satelit Yamaha. Pengganti Pedrosa di HRC menurut rumor yang berkembang adalah Jorge Lorenzo. Hal yang terlintas di kepala saya tentang koalisi dua pembalap tersebut adalah “bakal berantem gak sih mereka?”

Seperti yang sudah diketahui bahwa Marquez kelihatannya sedang berambisi untuk memecahkan rekor-rekor dari Pembalap senior Motogp, khususnya rekor dari Valentino Rossi. Ambisi Marquez sendiri kemungkinan besar bakal direcokin sama Lorenzo, karena seperti yang kita ketahui, Lorenzo gak pernah mau dianggap sebagai pembalap support dalam tim, istilah kasarnya pembalap no 2 lah. Hal tersebut beberapa kali terlihat dalam balapan motogp, yang paling kelihatan sih pas balapan motogp di Valencia, dimana lorenzo gak mau ngasih jalan ke Dovi, padahal sudah ada perintah Tim Ducati untuk ngasih jalan ke Dovizioso, agar Ducati bisa juara Dunia 2017. (Saya gak mau ngomongin tentang konspirasi antara Marquez dan Lorenzo ya, soalnya gak pernah ada bukti kuat tentang perjanjian mereka berdua)

 

Lorenzo Team Order

Sumber: Ridertua.com

Sisi postifnya, tim Repsol Honda bisa semakin kompetif dan potensi juara konstruktor semakin besar karena sudah memiliki dua pembalap alien dan pembalap yang bagus di tim satelit. Tapi, hasil tersebut juga tergantung dengan Lorenzo dan karakter motornya sih. Seperti yang kita tau, konfigurasi mesin RCV adalah V4 yang notabene mirip dengan Ducati Desmosedici yang dipakai oleh lorenzo sekarang. Lorenzo sendiri cukup struggle dengan mesin Ducati karena terlalu liar dan hal tersebut bertolak belakang dengan gaya balap Lorenzo yang cenderung halus dan presisi. 

Jadi, apakah akan terjadi koflik kedepannya? Menurut saya sih iya 😀